Antik Jawa Tengah

Antik Magelang

Antik Yogyakarta / DIY

Antik Surakarta / Solo

Antik Purwokerto

  • Meja Teh. - Meja Teh. Original tua, bahan kayu jati, sudah difinishing ulang. Kaca hijau model bergelombang. Ukuran 44cm x 67cm. Tinggi 76,5cm. Tarikan sudah diganti pa...
    35 minutes ago
  • LAMPU HIJAU - Lampu antik ini memiliki tempat minyak terbuat dari kristal warna hijau dengan desain yang cantik memiliki tinggi 30 cm dan tinggi sampai semprong 50 ...
    5 days ago
  • Kursi Sedan Besar (Krs080) - Kursi sedan jati antik berukuran besar kursi sedan antik ini menggunakan bahan kayu jati yang tebal, sehingga terasa cukup berat saat menganggkat/memin...
    1 week ago
  • Cigarette Cards S.S. Michael Cheribon -BOOKED- - 55 Cigarette Cards S.S Michael Sigaretten Fabriek Cheribon, terdiri dari urutan 1-25 dan 1-30. Buatan sekitar tahun 1930-1940 *Rp. 275.000,- * *BOOKED *
    1 week ago
  • ASTROLOPE - Lampu Astrolope dengan pilihan warna merah dan biru serta bening bias cahayanya mampu menghadirkan nuansa tersendiri di ruang anda
    1 month ago
  • TEKO JADUL 3 - Teko jadul,kondisi utuh mulus,used,untuk koleksi atau menemani anda minum teh di sore hari, * Dijual Rp 200.000,-...
    2 months ago
  • Kursi Jengki - Kursi Jengki material kayu jati terdiri 1 kursi double, 3 kursi single dan 1 meja Sudah difinishing ulang dan rotan baru Kokoh dan siap pakai *SOLD*
    9 months ago

Antik Semarang

  • Meja Cukur Marmer - *Dengan beberapa pengaturan sudut yang tepat, anda akan mendapatkan sebuah penempatan pajangan yang dapat dinikmati oleh setiap mata yang memandang.* *Per...
    2 days ago
  • - His Master Voice enamel sign Diameter 30cm gramafon koper antik , fungsi normal dan tidak ada parts yang hilang. ada serep jarum di tempat kana...
    5 days ago
  • Tea Set Rokok tjap Delima - Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal usul yang akurat tentang rokok kretek. menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabri...
    1 week ago
  • GENTONG GAMBAR MOTIF "KUDA" - GENTONG GAMBAR MOTIF "KUDA" MOTIF GENTONG KUDA DOUBLE SANGAT SANGAT LANGKA GENTONG BERMOTIF KUDA APALAGI KUDA DOUBLE UKURAN DIMENSI GENTONG TINGGI 75...
    2 weeks ago
  • Cetakan agar-agar berbentuk Ikan - Sepasang cetakan agar-agar antik berbentuk Ikan Made in Germany bahan keramik di bagian bawah terdapat marking VILLEROY & BOCH DRESDEN, Korek Gas merah ...
    3 months ago
  • - TEA SET SATSUMA SATU TEKO TEH + TEKO SUSU + TEMPAT GULA EMPAT PISIN, EMPAT CANGKIR TINGGI TEKO : 20 CM TINGGI TEMPAT GULA : 16 CM 100% ORIGINAL SA...
    9 months ago
  • Piring Delft. - Dijual, piring Belanda/Delft. Diameter 19 cm. Harga @ Rp. 500 ribu.
    11 months ago

Friday, July 8, 2011

Seni Menjual dan Membeli Barang Antik


Barang antik yang paling laku di Indonesia adalah barang yang masa edarnya sebelum tahun 1950, yaitu pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Benda-benda kuno tersebut banyak mengandung kenangan bagi orang mengalami hidup pada masa itu. Suatu masa yang unik, dimana teknologi masih belum maju seperti sekarang. Bahasa Indonesia pun belum terbentuk dengan baik, masih menggunakan bahasa yang lucu dan berliku-liku tata bahasanya.

Barang antik itu disamping unik barangnya, ternyata unik pula cara jual belinya. Tidak seperti barang yang ada di mall atau super market yang jelas harganya, barang antik tidak begitu jelas harganya. Harga yang sejati ada diantara harga yang ditawarkan dan harga penawaran. Misalnya sebuah barang ditawarkan dengan harga 100, dan ditawar 50, maka harga yang sejati ada diantara angka 50 dan 100. Itulah nanti yang akan disepakati oleh mereka berdua setelah selesai negosiasi yang alot.

Apakah alot (ulet) negosiasinya ? Ya tentu saja bagi sebagian besar "orang antik" (penggemar barang antik) memang alot. Kalau tidak alot tidak menarik bagi mereka. Sebuah transaksi yang terlalu cepat dan terlalu mudah, tidak akan berkesan bagi penggemar barang antik. Ibarat bertinju tidak bertemu dengan lawan yang seimbang, terlalu cepat selesainya. Tidak nikmat ?

Sebuah barang akan ditawar ditempat duduk diruang tamu. Bila tidak terjadi kesepakatan, negosiasi akan dilanjutkan di ambang pintu sambil berpamitan pulang. Bila inipun masih belum terjadi kesepakatan rundingan masih akan berlanjut di samping kendaraan sang tamu, entah itu mobil, motor sepeda atau becak boleh saja.

Bila kesepakatan harga masih belum tercapai, tawar menawar akan berlanjut ketika pembeli sudah duduk ditempat duduk kendaraannya. Inipun kalau masih gagal bisa diteruskan ketika kendaraan sudah dihidupkan mesinnya. Biasanya transaksi akan putus bila kendaraan mulai melaju dan rodanya mulai berputar, .... saat itulah harga disepakati ..... hehehe.

Kadangkala pembeli tidak jadi menekan pedal gas kendaraannya, bahkan ia memutar kunci kontak untuk mematikan mesin kendaraannya. Ada yang turun lagi dan masuk rumah pemilik barang untuk mengamati sekali lagi barang yang diminatinya.... sambil menaikkan tawarannya tentu. Ini yang disebut :"Keluar Masuk Mobil".

Dasar barang antik, pembeli dan penjualnya pun antik (Ahita Teguh Susilo).

1 comment: