Antik Jawa Tengah

Antik Magelang

Antik Yogyakarta / DIY

Antik Surakarta / Solo

Antik Purwokerto

  • Botekan Njonja Peranakan - Botekan Peranakan dan perangkat nya terdiri dari Sebuah gentong kayu berukuran diameter 24cm, tinggi 21cm. Utuh. Tutup atas nya terbuat dari timah. Sebuah l...
    1 hour ago
  • - Dalam Kamus Pepak Basa Jawa (Slamet Mulyono), kata ketupat berasal dari kupat. Parafrase kupat adalah ngaku lepat: mengaku bersalah. Janur atau daun kela...
    2 days ago
  • - Dalam Kamus Pepak Basa Jawa (Slamet Mulyono), kata ketupat berasal dari kupat. Parafrase kupat adalah ngaku lepat: mengaku bersalah. Janur atau daun kela...
    2 days ago
  • Stand Kapstok (Kps061) - Stand Kapstok Jati Antik kondisi sudah politur ulang, kuat kokoh dan siap pakai. kondisi marmer dan kramik utuh tanpa retakan. cermin bevel sedikit buram...
    1 week ago
  • TIN BOX CERUTU REGAL DELIAANTJES - kotak Kaleng cerutu jadul Regal made in england,utk anda kolektor kaleng.Ukuran 15 cmx10cm tinggi 5 cm * Rp 75.000...
    2 weeks ago
  • Meja Sterika Djadoel #4 -SOLD - Meja sterika djadoel, alas meja terbuat dari kayu jati 1 lembar, ada sekit tambalan dempul pada permukaannya. Tinggi 76cm Lebar 150cm panjang 40cm *SOLD*
    2 weeks ago
  • Kursi Jengki - Kursi Jengki material kayu jati terdiri 1 kursi double, 3 kursi single dan 1 meja Sudah difinishing ulang dan rotan baru Kokoh dan siap pakai *Harga R...
    5 weeks ago

Antik Semarang

Sunday, June 26, 2011

Agresi Militer Belanda 1

Adi Sutjipto

Agresi militer belanda pertama, Indonesia tahun 1947. Agresi yang hanya berlangsung 15 hari. Agresi Militer Belanda I menggunakan kode "Operatie Product". Operasi Produk ini dilaksanakan dari 21 Juli 1947 sampai 5 Agustus 1947. Operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia ini juga sebuah pelanggaran terhadap Persetujuan Linggajati.

Terjadi penembakan terhadap pesawat Dakota milik Republik Pada 29 Juli 1947. Walaupun di badan pesawat terpasang simbol Palang Merah, namun tetap ditembak jatuh oleh Belanda. Pesawat dakota ini membawa obat-obatan dari Singapura, sumbangan Palang Merah Malaya.

Serangan ini mengakibatkan tewasnya Komodor Muda Udara Mas Agustinus Adisutjipto, Komodor Muda Udara dr. Abdulrahman Saleh dan Perwira Muda Udara I Adisumarmo Wiryokusumo.

Nama Adi Sutjipto dan Adi Sumarmo akhirnya diabadikan menjadi nama bandara di Yogyakarta dan Surakarta.

Dari : id.wikipedia.org

No comments:

Post a Comment