Antik Jawa Tengah

Antik Magelang

Antik Yogyakarta / DIY

Antik Surakarta / Solo

Antik Purwokerto

Antik Semarang

  • - Lonceng kuningan , berat estimasi 1,5 kg Tinggi 22 cm , Diameter alas 13.5cm terdapat tulisan dalam bahasa latin " vocem meam audi qui me tangit " yang ber...
    1 week ago
  • BUFFET MARMER BAMBU BAMBUAN - SEBUAH BUFFET MARMER BERMOTIF KHAS BAMBU BAMBUAN EROPA NAN INDAH TERBUAT DARI FULL KAYU JATI PERLU DIKETAUHI UNTUK MEMBUAT SEBUAH BAMBU BAMBUAN DIPE...
    1 week ago
  • Jambangan Oval China - *Pada umumnya koleksi jambangan China Peranakan seperti ini dimiliki oleh golongan kaya dan berpengaruh (ketokohan) sebagai parameter sekaligus mengekspre...
    2 weeks ago
  • Gilingan Kopi Sponge England - Gilingan kopi Sponge made in England dengan dudukan unik terbuat dari kayu jati T.82cm L.37cm
    4 weeks ago
  • Plang Djadoel 2 Bahasa - Plang Djadoel terbuat dari besi tebal dan cukup berat berukuran 35,5 X 10,5cm terdapat tulisan " DILARANG MASOEK " yang masih menggunakan ejaan lama dan ...
    4 weeks ago
  • - TEA SET SATSUMA SATU TEKO TEH + TEKO SUSU + TEMPAT GULA EMPAT PISIN, EMPAT CANGKIR TINGGI TEKO : 20 CM TINGGI TEMPAT GULA : 16 CM 100% ORIGINAL SA...
    4 months ago
  • Piring Delft. - Dijual, piring Belanda/Delft. Diameter 19 cm. Harga @ Rp. 500 ribu.
    6 months ago

Saturday, June 11, 2011

Riwayat dan Sejarah Jam Antik Junghan

Jam antik Junghan yang paling terkenal adalah model jam dinding. Setiap kali membicarakannya orang akan bertanya : Berapa lubangnya. Ternyata lubang menentukan bunyi jam itu. Lubang 3 bunyinya disebut gamelan. Lubang 2 bunyinya hanya teng teng biasa.

Selain lubang, hal lain yang ditanyakan biasanya adalah snar. Snar adalah batangan seperti lidi yang terbuat dari logam. Snar ini bila terpukul oleh sejenis palu kecil dalam kotak jam, akan berbunyi nyaring. Berapa jumlah snar akan mempengaruhi kualitas jam itu. Biasanya snar yang populer adalah snar 8.

Perusahaan jam Junghans didirikan pada 1861 oleh Erhard Junghans bersama Jacob Zeller . Produksinya adalah komponen atau onderdil jam yang ada di pasaran. Lama kelamaan mereka mulai memproduksi jam yang lengkap pada tahun 1866.

Usaha itu kemudian diteruskan oleh anaknya pada tahun 1875 yang bernama Arthur Junghans. Arthur melakukan inovasi baru dan mendaftarkan ratusan hak paten produk-produk Junghan.

Akhirnya Junghans mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1903. Karyawannya mencapai angka 3000 dan produksinya mencapai 3 juta jam setiap tahunnya.

Penerusnya adalah generasi ketiga yaitu cucu junghan pada 1920 , Kedua orang cucu Junghans berhasil memproduksi jam tangan pertama merk junghan pada 1930, Produksi jam tangan ini menggantikan jam kantong yang sudah populer pada saat tersebut. Bahkan pada masa perang pun mereka tidak terpengaruh.


Tahun 1970 Junghan membuat jam quartz. Mulailah digunakan komponent elektrik di jam . Jam mereka. Mereka juga mengembangkan radio controlled watch dan jam bertenaga surya di jam meja dan jam tangan pada 1985 .

Junghan menjadi officially watch di olimpiade 1972

Untuk jenis jam almari, ukuran mesin jenis Grand Daughter (GD) adalah yang paling kecil dan paling murah. Kemudian jenis Grand Mother (GM) dan Grand Father (GF) yang ukurannya lebih besar dan harganya lebih tinggi.

No comments:

Post a Comment